Halaman

Tampilkan postingan dengan label praktikum kimia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label praktikum kimia. Tampilkan semua postingan

Rabu, 05 September 2018

Praktikum Kimia - Larutan elektrolit dan nonelektrolit

LARUTAN ELEKTROLIT DAN 
LARUTAN NON ELEKTROLIT

A. Tujuan
Untuk menguji daya hantar listrik zat dalam larutan

B. Dasar teori
Larutan elektrolit adalah larutan yang dapat menghantarkan listrik. Sedangkan larutan non elektrolit adalah larutan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik. Daya hantar listrik larutan elektrolit bergantung pada jenis dan konsentrasinya. Daya hantar listrik larutan adalah kemampuan larutan untuk menghantarkan listrik. Larutan elekrolit kuat adalah larutan yang dapat menghantarkan arus listrik dengan baik. Hal ini disebabkan karena zat terlarut akan terurai sempurna (derajat ionisasi  Î± = 1) menjadi ion-ion sehingga dalam larutan tersebut banyak mengandung ion-ion. Larutan elektrolit lemah adalah larutan yang dapat menghantarkan arus listrik dengan lemah. Hal ini disebabkan karena zat terlarut akan terurai sebagian (derajat ionisasi 0<α<1) menjadi ion-ion sehingga dalam larutan tersebut sedikit mengandung ion.. Suatu larutan dapat diketahui sifatnya elektrolit atau non elektrolit dengan cara uji elektrolit yang menggunakan sebuah bejana yang dihubungkan dengan dua buah elektrode. Elektrode tersebut dihubungkan pada saklar dan lampu.

C. Alat dan bahan 
Alat
1. Kabel
2. Elektrode
3. Pirces
4. Adaptor
5. Amplas
6. Gelas kaca
Bahan
1. Aquades
2. Garam dapur
3. Kalium sulfat
4. Natrium hidroksida
5. Asam klorida
6. Amoniak
7. Cuka
8. Urea
9. Gula and Alkohol

D. Cara 
1. Siapkan alat dan bahan yang diperlukan.
2. Masukkan masing-masing larutan ke dalam gelas beker secukupnya.
3. Masukkan elektroda ke dalam gelas bekker.
4. Hubungkan kabel adaptor (sebelumnya adaptor telah dihubungkan dengan pirces dan elektroda) ke stopkontak.
5. Amati bagaimana nyala pirces dan amati apakah ada gelembung udara atau tidak.
6. Catat hasil pengamatan pada tabel.
7. Tekan tombol off pada adaptor, bersihkan elektroda dengan amplas.
8. Ulangi langkah tersebut untuk larutan yang lainnya.

E, Data eksperimen
No
Nama zat
Rumus kimia
Nyala
Gas
1
Aquadest
H2O
-
-
2
Garam dapur
NaCl
+
+
3
Kalium sulfat
K2SO4
+
+
4
Natrium hidroksida
NaOH
+
+
5
Asam Klorida
HCl
+
+
6
Amoniak
NH3
-
+
7
Cuka
CH3COOH
-
+
8
Gula
C12H22O11
-
-
9
Urea
CO (NH2)2
-
-
10
Alkohol
C2H 5OH
-
-

F. Pembahasan data eksperimen
1. Aquades (H2O)
Aquades termasuk larutan non elektrolite karena lampunya tidak menyala dan tidak terbentuk gelembung udara (tidak terionisasi)
2. Garam dapur (NaCl)
Garam dapur termasuk senyawa kovalen polar yang merupakan larutan elektrolit kuat karena lampunya menyala dan terbentuk gelembung udara (terionisasi sempurna)
3. Kalium sulfat (K2SO4)
Kalium sulfat termasuk senyawa ion yang merupakan larutan elektrolit kuat karena lampunya menyala dan terbentuk gelembung udara (terionisasi sempurna)
4. Natrium hidroksida (NaOH)
Natrium hidroksida termasuk senyawa kovalen polar yang merupakan larutan elektrolit kuat karena lampunya menyala dan terbentuk gelembung udara (terionisasi sempurna)
5. Asam klorida (HCl)
Asam klorida termasuk senyawa kovalen polar yang merupakan larutan elektrolit kuat karena lampunya menyala dan terbentuk gelembung udara (terionisasi sempurna)
6. Amoniak (NH3)
Amoniak termasuk senyawa kovalen polar yang merupakan larutan elektrolit lemah karena meskipun lampunya tidak menyala, tetapi terbentuk gelembung udara (terionisasi sebagian)
7. Cuka (CH3COOH)
Cuka termasuk senyawa kovalen polar yang merupakan larutan elektrolit lemah karena meskipun lampunya tidak menyala tetapi terbentuk gelembung udara (terionisasi sebagian)
8. Gula (C12H22O11)
Gula termasuk larutan nonelektrolit karena lampunya tidak menyala dan tidak terbentuk gelembung udara (tidak terionisasi)
9. Urea (CO (NH2)2)
Urea termasuk larutan nonelektrolit karena lampunya tidak menyala dan tidak terbentuk gelembung udara (tidak terionisasi)
10. Alkohol (C2H5OH)
Alkohol termasuk larutan nonelektrolit karena lampunya tidak menyala dan tidak terbentuk gelembung udara (tidak terionisasi)

G. Jawaban pertanyaan
1. Berdasarkan data eksperimen buatlah 3 kelompok data yang sama !
Data I : NaCl, K2SO4, NaOH, HCl
Data II : NH3CH3COOH
Data III : H2O, C12H22O11CO (NH2)2C2H5OH
2. Berdasarkan data eksperimen manakah zat yang termasuk elektrolit kuat, elektrolit lemah dan non elektrolit ?
Elektrolit kuat : NaCl, K2SO4, NaOH, HCl
Elektrolit lemah : NH3CH3COOH
Non elektrolit : H2O, C12H22O11CO (NH2)2C2H5OH
3. Dari zat yang diperiksa kelompokkan zat yang termasuk senyawa ion dan kovalen !
Senyawa ion : NaCl, K2SO4, NaOH
Senyawa kovalen : H2O, HCl, NH3CH3COOH, C12H22O11CO (NH2)2C2H5OH
4. Partikel apakah yang menyusun senyawa ion dan kovalen ?
Senyawa ion : Kation dan anion
Senyawa kovalen : Unsur non logam

5. Apakah penentu daya hantar listrik dalam suatu larutan ?
Faktor penentu daya listrik dalam suatu larutan adalah adanya ion-ion yang dapat bergerak bebas dalam larutan.
Senyawa ion
- Padatan : tidak dapat menghantarkan listrik, sebab dalam padatan ion-ionnya tidak bergerak bebas.
- Lelehan : dapat menghantarkan listrik, sebab dalam lelehan ion-ionnnya dapat bergerak relatif lebih bebas dibandingkan ion-ion dalam zat padat.
- Larutan (dalam pelarut air) : dapat menghantarkan listrik, sebab dalam larutan ion-ionnya dapat bergerak lebih bebas.
Senyawa kovalen polar
- Padatan : tidak dapat menghantarkan listrik, karena padatannya terdiri atas molekul-molekul netral meski bersifat polar.
- Lelehan : tidak dapat menghantarkan listrik, karena lelehannnya terdiri atas molekul-molekul netral, meski dapat bergerak bebas.
- Larutan (dalam air) : dapat menghantarkan listrik, karena dalam larutan molekul-molekulnya dapat terhidrolisis menjadi ion-ion yang dapat bergerak bebas.

6. Partikel apa saja yang terdapat di dalam larutan ?
a. Garam dapur : Na+ + Cl-
b. Amoniak : NH3
c. Gula : C12H22O11
7. Menurut Arhenius, apakah yang disebut asam dan basa ?
Asam : zat yang dalam air melepaskan ion H+
Contoh : HF, HCN, H3PO4H2SH2SO4
Basa : zat yang dalam air melepaskan ion OH-
Contoh : NaOH, Cu(OH)2, Fe(OH)3
8. Sebutkan zat-zat yang tergolong asam kuat, asam lemah, basa kuat dan basa lemah
Asam kuat : HCl, HClO3, H2SO4HNO3HClO4
Asam lemah : CH3COOH, HCN, H2CO3H2S
Basa kuat : NaOH, KOH, Ca(OH)2, Mg(OH)2, Ba(OH)2
Basa lemah : NH4OH, Ni(OH)2

H. Kesimpulan 
Berdasarkan tabel pengamatan, ada 6 jenis larutan elektrolit, yaitu : garam dapur (NaCl), kalium sulfat (K2SO4), natrium hidroksida (NaOH), asam klorida (HCl), amoniak (NH3) dan cuka (CH3COOH). Larutan non elektrolit ada 4 jenis yaitu : Aquades (H2O), Gula (C12H22O11), urea (CO(NH2)2) dan alkohol (C2H5OH)

Kamis, 23 Agustus 2018

Praktikum Kimia - Kepolaran zat

KEPOLARAN ZAT

A. Tujuan
Mengetahui adanya aliran listrik pada zat atau polarisasi.

B. Dasar teori
Prinsip dasar ikatan kovalen adalah perpindahan elektron bersama oleh atom-atom yang berdekatan. Jika elektron-elektron yang digunakan bersama tersebut cenderung lebih tertarik ke salah satu atom maka akan terjadi pengutuban (polarisasi). Maksudnya setiap atom mempunyai muatan yang saling berlawanan, yaitu muatan positif dan negatif. Jika elektron-elektron yang digunakan bersama tersebut merata ke setiap atom yang berikatan atau daya tarik atom untuk menarik elektron sama kuat, maka tidak akan terjadi polarisasi (non polar).

C. Alat dan bahan
  • Biuret
  • Corong 
  • Gelas beker
  • Penggaris mika
  • HCl
  • H2O
  • CCl4
  • C3COCH
  • C2H5OH
  • Minyak tanah
D. Cara kerja
1. Tuangkan cairan pada buret menggunakan corong.
2. Buka buret hingga cairan keluar dan mengalir ke gelas beker yang telah disediakan.
3. Gosokkan penggaris ke rambut hingga penggaris bermuatan ketika air sudah mulai dialirkan
4. Dekatkan penggaris yang telah digosok ke rambut ke air yang mengalir
5. Amatilah air tersebut jika air menjauh atau mendekati penggaris maka aliran tersebut merupakan
polar

E. Data eksperimen
No
Bahan
Gerak aliran
Polar/Non polar
1
HCl
Membelok
Polar
2
H2O
Membelok
Polar
3
C2H5OH
Membelok
Polar
4
C3COCH3
Tidak Membelok
Non Polar
5
CCl4
Tidak Membelok
Non Polar
6
Minyak tanah
Tidak Membelok
Non Polar

F. Pembahasan
1. HCl
Pada saat HCl mengalir menuju gelas, yang pada awalnya lurus saat didekati penggaris beraliran listrik mengalami pembelokkan. Hal ini berarti HCl mempunyai ikatan kovalen polar. HCl merupakan senyawa yang tersusun atas H dan Cl, selisih nilai ke elektronegatifan = 0, 9 sehingga HCl merupakan senyawa kovalen polar

2. H2O
Pada saat H2O mengalir menuju gelas, yang pada awalnya lurus saat didekati penggaris beraliran listrik mengalami pembelokkan. Hal ini berarti H2O merupakan senyawa kovalen polar. Tersusun atas 2 atom H dan 1 atom O sehingga menjadi ikatan kovalen polar. 

3. C2H5OH
Pada saat C2H5OH mengalir menuju gelas, yang pada awalnya lurus saat didekati penggaris beraliran listrik mengalami pembelokkan. Hal ini berarti C2H5OH merupakan senyawa kovalen polar

4. C3COCH3 
Pada saat C3COCH3 mengalir menuju gelas, ketika didekati dengan penggaris bermuatan, C3COCHtidak mengalami pembelokkan sehingga merupakan senyawa non polar. Terdiri atas 3 atom karbon, 6 atom hidrogen, dan 1 atom oksigen. Atom-atom ini membentuk ikatan kovalen tunggal dan rangkap 2

5. CCl4 
Pada saat 
CCl4 mengalir menuju gelas, didekatkan dengan penggaris bermuatan, CCl4 tidak mengalami pembelokan, sehingga merupakan senyawa non polar.

6. Minyak tanah
Pada saat minyak tanah mengalir menuju gelas, ketika didekatkan dengan penggaris bermuatan, minyak tanah tidak mengalami pembelokan, sehingga merupakan senyawa non polar.

G. Kesimpulan
Apabila suatu benda bermuatan listrik didekatkan pada cairan tertentu maka akan ada reaksi yang berbeda-beda yang menunjukkan sifat senyawa tersebut tergolong polar atau non polar. Sebagaimana hasil percobaan yang menyatakan bahwa HCl, H2O, dan C2H5OH merupakan polar sedangkan C3COCH3, CCl4 dan minyak tanah merupakan non polar.