Halaman

Senin, 20 Agustus 2018

Praktikum biologi - Uji Urine

UJI URINE
A. Tujuan
  • Mengetahui PH urine dan kandungan urine apakah ada protein, glukosa dan garam
B. Waktu
  • Jum’at, 5 Februari 2016
C. Praktikan
  • Lisnawati - XII MIA 1/23
D. Landasan teori
Eksresi adalah pengeluaran bahan-bahan yang tidak berguna yang berasal dari sisa metabolisme tubuh. Di dalam tubuh manusia terdapat organ –organ yang berperan dalam proses ekskresi tersebut, yaitu paru-paru, kulit, hati dan ginjal. Kulit merupakan salah satu organ ekskresi keringat, minyak, dan garam-garam mineral. Paru-paru mengekskresikan CO2 dan uap air (H2O). Sedangkan hati mengeksresikan empedu dan ginjal mengekskresikan urine dan zat-zat buangan seperti urea, asam urin, dll. Salah satu hasil eksresi dari sistem ekskresi (ginjal) yaitu urine. Urine terbentuk melalui 3 tahap yaitu proses filtrasi, rearbsorpsi, dan augmentasi. Pada tahap filtrasi yang terjadi di glomelurus akan menghasilkan urine primer yang mengandung glukosa, asam amino, garam, air, urea, asam urat dan ion. Lalu terjadi penyerapan kembali melalui tahap rearbsorpsi  dan menghasilkan urine sekunder. Kemudian pada tahap terakhir terjadi penambahan zat sisa seperti urea, asam urat, sisa obat, H+, NH4+. Proses ketiga ini terjadi di tubulus kontortus distal sampai tubulus kolektivus dan menghasilkan urine yang sebenarnya yang kemudian akan menuju pelvis (rongga) lalu ureter vesical urinaria (kantong urine). Jika kantong urine sudah penuh akan dikeluarkan melalui uretra. Urine yang dihasilkan oleh setiap orang tertentu berbeda-beda. Banyak hal diantaranya sedikitnya urine yang dikeluarkan tiap harinya dipengaruhi oleh beberapa hal zat-zat deuretik kemudian dipengaruhi juga oleh suhu, volume larutan dalam darah dan emosi seseorang.

E. Alat dan bahan
Alat :
  • Tabung reaksi
  • Pipet tetes
  • Pembakar spirtus
  • Korek api
  • Indikator universal
  • Rak tabung reaksi
  • Penjepit tabung reaksi
  • Gelas ukur 100 ml
Bahan :
  • Larutan biuret
  • Larutan benedict
  • Larutan AgNO3 5%
  • Urin
F. Cara kerja

Uji kandungan glukosa dalam urine
  • Mengisi tabung reaksi setinggi 2 ml dengan urine
  • Memasukkan ke dalam tabung tersebut 10 hingga 15 tetes larutan benedict
  • Memanaskan tabung tersebut dengan pembakar spirtus sekitar 2 menit
  • Mengamati perubahan yang terjadi pada tabung tersebut dan mencatat hasilnya
Uji kandungan protein dalam urine
  • Mengisi tabung reaksi dengan urine setinggi 2 ml
  • Memasukkan ke dalam tabung tersebut 10-15 tetes larutan biuret dan membiarkannya bercampur kira-kira 5 menit
  • Mengamati perubahan yang terjadi pada tabung tersebut dan mencatat hasilnya
Uji kandungan NaCl (garam) dalam urine
  • Mengisi tabung reaksi dengan urine setinggi 2 ml
  • Memasukkan ke dalam tabung 10-15 tetes AgNO3
  • Mengamati perubahan pada tabung tersebut dan mencatat hasilnya
Uji PH urine
  • Menyediakan 1-2 ml urine dan memasukkan ke dalam tabung reaksi
  • Menguji PH urine dengan menggunakan kertas indikator universal kemudian mencocokan warnanya dengan standar PH dan mencatat hasilnya
G. Hasil pengamatan

No
Urine
Benedict
Biuret
AgNO3
PH
1
A
Kuning
Bening
Putih
7
2
B
Kuning
Bening
Putih
8
3
C
Hijau
Bening
Putih
7
4
D
Kuning
Bening
Putih
6

H. Pembahasan
  • Uji kandungan glukosa dalam urine
Adanya kandungan glukosa dalam urine dapat diketahui melalui perubahan warna yang terjadi setelah urine ditetesi 10-15 tetes larutan benedict dan berubah warna menjadi merah bata. Namun data yang didapatkan setelah urine ditetesi benedict ternyata tidak ada yang berwarna merah bata. Dengan uji glukosa, juga dapat diketahui jika urin menghasilkan endapan maka orang yang urinnya diuji menderita diabetes mellitus.
  • Uji kandungan protein dalam urine
Adanya kandungan protein dalam urine dapat diketahui melalui perubahan warna yang terjadi setelah urin ditetesi 10-15 tetes larutan biuret kemudian warnanya menjadi ungu. Karena urin yang diuji tidak ada yang berwarna ungu, maka urin tidak ada yang mengandung protein.
  • Uji kandungan garam dalam urine
Adanya kandungan garam dalam urine dapat diketahui melalui perubahan warna yang terjadi setelah urine ditetesi 10-15 tetes larutan AgNO3 kemudian urine akan berubah warna menjadi putih. Ini menandakan semua urin yang diuji mengandung garam
  • Uji PH urine
Uji PH urine dilakukan dengan memasukkan kertas indikator PH universal ke dalam urine dan mengamati perubahannya. Ternyata urin yang diuji memiliki PH 7,8,7 dan 6. Urine dengan PH 7 menandakan urine tersebut netral dan sehat, sedangkan urine dengan PH 6 menandakan urine tersebut sedikit asam  dan PH 8 menandakan urin tersebut sedikit basa, ini berarti tubuh kurang baik atau karena kerja ginjal yang kurang maksimal. Karena urin yang normal bersifat netral (PH=7)


I. Kesimpulan
Dari hasil praktikum yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa urin-urin yang diuji tidak mengandung glukosa, tidak mengandung protein, tetapi mengandung garam mineral, serta PH urine ada yang sedikit asam dan ada yang basa, tetapi ada juga yang netral (normal). Namun secara keseluruhan, menunjukkan bahwa ginjal orang yang urinnya diuji “normal”

1 komentar:

  1. Situs Judi Slot Online Terbaik dan Judi Online Terpercaya 2021
    judi online terpercaya air jordan 18 retro yellow suede clearance 2021/2020. air jordan 18 retro varsity red super site Dengan Pelayanan Customer Service Judi Online24jam dan air jordan 18 retro men cheap Game Slot Gacor good air jordan 18 stockx terbaru dan Terbaru di what is the best air jordan 18 stockx Indonesia.

    BalasHapus