Halaman

Senin, 17 Juli 2017

TUGAS BAHASA INDONESIA - CONTOH KARAKTERISTIK CUPLIKAN NOVEL

1. KUTIPAN 1
Perempuan setengah baya di hadapanku tersenyum riang. Begitu juga dengan ayah. Senyum itu sudah cukup membuat aku merasa senang sekaligus bangga. Selanjutnya mereka  aku bawa ke area pondok puteri. Aku mengajak mereka naik ke blok, mumpung penghuninya lagi pada sekolah. Kalo enggak, aku takut mereka pingsan di tempat melihat teman-temanku yang always ramai, berisik, dan ribut.

Sudut Pandang : Orang pertama pelaku utama

2. KUTIPAN 2
“Nggak.yanuar baik kok. Meskipun aku sering ngerjain dia tapi dia nggak pernah telat ngasih info Daniel ke aku. Buktinya, lihat aja koleksi pribadi Danielku. 80% sumbangannya loh,”terangku berapi-api.

Jenis Penokohan :  Penggambaran tidak langsung melalui tokoh lain

Watak Yanuar : baik 

3. KUTIPAN 3
“Boleh aku bantu menjelaskan,”tiba-tiba Yanuar menyela.
“Huuuu….,”sorak teman-teman kompak.
Yanuar tak peduli. Dengan pede, ia berdiri dari duduknya, kemudian mengambil alih.

Jenis Penokohan :  Penggambaran tidak langsung melalui perbuatan tokoh  

Watak Yanuar : percaya diri, suka membantu

4. KUTIPAN 4
Cewek gokil yang satu ini memang bisa saja menarik perhatianku. Tampa menunggu lama segera kuayunkan langkah mengikutinya, ikut bergabung bersama rombongan camping teman-teman SMU Sebelas Maret. Kegiatan camping dalam rangka liburan akhir pekan sehabis terima rapor.

Jenis Penokohan : Penggambaran langsung dijelaskan oleh pengarang

5. KUTIPAN 5
Tiffani duduk di sebelahku, takjub melihat suasana kebun yang asri. Juga, suara burung yang berkicau dengan riang. Yanuar, Ipuk, Wira, dan Ardiansyah tidur telentang memejamkan mata, menikmati matahari pagi .Membiarkan sinarnya yang hangat menyapu wajah mereka

Latar Waktu = pagi hari

6. KUTIPAN 6
Ibu mengangguk, sekali lagi memamerkan senyum yang sedikit membuatku tenang. Kami berjalan beriringan, menuruni anak tangga dengan sisa-sisa perasaan sedih yang tidak terbaca oleh siapapun

Latar suasana = sedih

7. KUTIPAN 7 
Guyonanku dengan ayah dan Panji pun terhenti. Kulempar pandanganku mengikuti arah telunjuk ibu. Membaca sebaris kalimat berbunyi : Selamat datang di kota ASRI Wonosobo. Aku menarik napas panjang. Sebentar lagi aku akan benar-benar menginjakkan kaki di kota ini dan menjadi bagian darinya.        

Latar Tempat = wonosobo


0 komentar:

Posting Komentar